Suree Bersikeras Perekrutannya Oleh City Tidak Berbau Politik
Pemain Thailand yang dibeli Manchester City Suree Sukha menegaskan ia direkrut klub Inggris itu karena kemampuannya dan bukan untuk kepentingan politik pemilik klub.
Suree mengatakan pemilik City, mantan perdana menteri Thailand yang tersingkir Thaksin Shinawatra, tidak membujuk manajer Sven-Goran Eriksson untuk membelinya.
Perekrutan tersebut berlangsung di tengah pesta besar di Bangkok beberapa pekan menjelang pemilihan umum di Thailand.
“Saya percaya kepada diri saya, saya yakin bisa melakukannya, ini tidak berhubungan dengan politik,” ujar Suree sembari menghindari para pengejar tanda tangannya usai Thailand menang 1-0 atas Yaman pada kualifikasi Piala Dunia, Minggu (18/11).
“Sungguh luar biasa pemain Thailand mendapat kesempatan ini. Saya ingin bekerja dengan baik di City. Thaksin adalah pemilik dan ia mengatakan ingin meningkatkan sepak bola Thailand — tidak ada yang salah dengan itu,” tegasnya.
Bek Suree, gelandang Kiatprawut Saiwaeo dan striker Teerasil Dangda menyetujui kontrak tiga tahun dengan City dalam sebuah acara seremonial meriah, termasuk sambutan Thaksin yang disampaikan lewat rekaman video.
Thaksin menegaskan telah berhenti dari dunia politik tetapi partai yang dijalankan para pendukungnya diperkirakan akan mendapat sebagian besar kursi pada pemilu bulan depan meskipun tidak akan menjadi mayoritas utama.
Pelatih tim nasional Thailand Charnwit Polcheewin mengatakan perekrutan tersebut tampak seperti sebuah cara untuk menarik dukungan kepada Thaksin. Tetapi Charnwit juga menegaskan bahwa kemampuan ketiga pemain itu memang tidak bisa dianggap remeh.
“Kami tahu ini berbau politik tetapi bukan hanya itu alasannya,” katanya.
“Saya melihat permainan Suree saat diuji di Manchester, ia sangat bagus dan Sven terkesan. Saya percaya ini adalah keputusan Sven, bukan Thaksin,” tambahnya.
Charnwit memperkirakan Teerasil dan Kiatprawut akan dipinjamkan ke klub lain tetapi Suree akan menjadi bagian dari tim utama City.
“Saya pikir Suree bisa mencapai itu karena City bermasalah di posisi bek kanan. Ia akan sangat berkembang di sana,” jelasnya.
Sejak dibeli Thaksin dengan harga US$164 juta (Rp1,52 triliun), City telah mengalami awal liga yang sangat baik di Liga Utama Inggris.
Junta Thailand telah melakukan penyelidikan terhadap bagaimana Thaksin membiayai pembelian itu, dengan mengatakan sang miliuner tersebut membeli klub dengan aset yang tidak pernah dijelaskan.
Thaksin membantah telah melakukan kesalahan dalam pembelian klub tersebut